Kamis, 31 Januari 2013

Alhamdulillah :')



Tuhan, terima kasih
Engkau telah memberikan nikmat yang sungguh luar biasa selama ini
Hanya puji syukur yang dapat aku panjatkan
Semoga aku bisa menjadi hamba yang lebih mulia lagi di mata-Mu
Aamiin

Perjalanan Pekanbaru-Bandung
27 Januari 2013, 07:52

Sudah Waktunya

Ya, sekarang sudah waktunya
Aku harus tegas
Aku harus lepas dengannya
Aku tak boleh menggantung atau digantung
Ini hanya masalah waktu

Aku tak menyesal dengan semuanya
Tlah ku pikirkan secara matang dari awal
Sebelum aku jauh melangkah
Aku tak mau jatuh ke lubang yang sama
Ya itu saja!

Dan saat ini aku kagum, bangga pada diriku sendiri
Egoku bisa ku tahan
Untuk  berpikir panjang masa depanku
Dengan taktik yang tepat
Tanpa ingin melukai atau dilukai

Ya, selamat tinggal
Mulailah kehidupan kembali semula
Berujunglah manis, semoga!

Perjalanan Cianjur-Bandung
31 Januari 2013, 14:33

Penantian

ku menanti
detik demi detik berlalu
sang surya terbit, terik, dan tenggelam
berakhirlah kelam

dan kaupun tak nampak jua
semoga kau baik-baik saja
dalam bentangan pulau-pulau di sana

Pekanbaru Riau
22 Januari 2013, 20:30

Senin, 07 Januari 2013

Tentang Rasa

Ini Tentang Rasa

Sekian waktu, ya waktu yang membuat aku berpikir ulang
Berpikir tentang sesuatu yang amat vital bagiku
Vital tentang masa depanku
Masa depan yang sudah ada di pelupuk mata

Sebenarnya mudah saja bagiku
Bagiku untuk menerima rasa dari hati yang tulus darimu untukku
Untukku yang selalu membuat bahagia
Bahagia ibarat burung yang menari-nari di langit biru
Ya langit biru yang menyamai keindahan surgawi

Namun, ini tentang rasa
Rasa yang ada dalam lubuk hati terdalamku
Dalam sedalam lautan samudera
Samudera yang terbentang luas dari utara ke selatan dan barat ke timur

Tentang rasa!
Rasa yang ku takutkan hanya sesaat
Sesaat seperti aku mengenalmu
Mengenalmu dalam hitungan waktu

Tentang rasa!
Rasa yang sepertinya akan datang
Datang membawa kebahagiaan
Kebahagiaan yang membuat aku merasa nyaman
Nyaman berada di sampingmu

Tentang rasa!
Rasa yang tak akan memanjakan perasaan ini
Perasaan yang picik
Picik ingin selalu merasa menang
Menang memanfaatkan waktu bersamamu

Ah, ini tentang rasa!
Rasa yang membutuhkan waktu untuk mau menerimamu atau bahkan menolakmu.

Perjalanan Tasikmalaya – Bandung,
4 Januari 2013, 17:06

Senin, 31 Desember 2012

31 Desember 2012

Alhamdulillah, teu karaos ning tos nincak dinten pamungkas taun 2012. Subhanalloh 365 dinten ieu pinuh pisan barokah, pamugi taun payun tiasa langkung langkung langkung deui dina sagala rupina, nu pasti mah masih keneh ditangtayungan ku Sang Hyang Gusti Nu Agung, aamiin ya robbal alamin :)

Minggu, 02 September 2012

Subhanalloh :')


01. bersyukurlah bila malam ini engkau masih berada dalam taat | bersabarlah dan belajar hargai kesendirian daripada maksiat
02. jalan kebaikan memang terjal mendaki, diatas menanti keindahan pasti | jalan keburukan kaya janji, namun tak ada kejelasan pasti
03. malam minggu tiada dipakai yang berpacar kecuali menuju jalan sesat | menggadai masa depan demi enak yang sesaat
04. satu malam minggu untuk berlatih abai dengan ketentuan Allah | jadi undangan atas seumur hidup mereka tumpukan masalah
05. satu malam minggu untuk sesaat rasa yang terlarang | dengan taruhan kehormatan yang satu-satunya yang tak mungkin diulang
06. andai setiap Muslimah pandai mengintip masa depan | tentu menanti cinta halal memadu kasih bersama suami lebih menyenangkan
07. kala suami jadi kekasih pertama, tiada masa lalu yang hadir jadi hantu | tak ada yang perlu jadi rahasia, kehormatanmu sudah tentu
08. bilakah tiap Muslimah memikirkan sedikit akan hari esok | menyendiri karena Allah lebih jauh lagi elok
09. saat setiap sujud patuh dihadirkan tanpa kemunafikan | karena kemuliaan diri masih utuh terjaga karena ketaatan
10. kalaulah setiap Muslimah berkelana akal akan satu masa | saat harus bercerita pada anak-anaknya saat dia masih muda
11. bangga tentu terasa saat bisa akui kepada keturunan | "bahwa ummi persembahkan pada abimu, sepenuh diri dan hati, ialah kesucian"
12. itulah yang sekarang engkau jaga saat yang lain terlena malam mingguan | satu-satunya kehormatan dan kemuliaan, ialah kesucian
13. suci dari pandangan dan sentuhan lelaki tak miliki hak | karena belum berani datangi wali-mu dan berikan mahar yang jadi hak
14. suci dari rayuan dan janji yang datang dari lisan yang belum sah | karena belum berani ucapkan sesederhana akad nikah
15. wanita selalu akan dilihat dari masa lalu | dan kesendirianmu karena engkau menghormati masa depanmu
16. nikah itu saat untuk melihat kedepan, bukan diberatkan masa lalu | untuk nikah maka pantaskan diri mapan, bukan pacaran lebih dulu
17. biarlah yang memilih disibukkan dengan maksiat tiada guna | dzikirkan lebih banyak nama-Nya, pelajari lebih dalam agama-Nya
18. karena malam mingguan sungguh bukan persiapan pernikahan | hanya nafsu syahwat yang dibungkus legitimasi bernama pernikahan
19. memahami Al-Qur'an barulah persiapan membentuk keluarga masa depan | karena didalamnya berisi petunjuk sepanjang zaman
20. mempelajari Al-Hadits barulah persiapan menjadi imam yang baik | karena isinya perilaku dan tindakan manusia dan lelaki terbaik
21. hafalan ayat akan jadi nasihat, lafal hadits bisa jadi tausiyah | itu rahasia romantisme, keluarga nan sakinah
22. jangan dipusingkan dengan kaidah "mana mungkin nikah bila tak kenal dia" | karena Allah menautkan hati insan-insan yang mengenal-Nya
23. bila engkau meyakini Allah yang memegang hati setiap manusia | maka perkenalan ratusan tahun pun akan percuma bila Dia tak ridha
24. namun yang sama-sama mencintai Allah | maka hitungan waktu tak banyak mereka perlukan untuk belajar mencinta-kasih
25. maka memantaskan diri dengan penuhi segala kewajiban kepada Allah | adalah doa terbaik bagimu untuk meminta pendamping nan salih
26. bagi Muslimah, dia tutupi dirinya dengan hijab dan menjaga perilaku | maka itulah doa terbaik meminta suami berilmu
27. bagi Muslim, dia panjangkan sujud malam dan perbanyak puasa sunnah | maka itulah doa terbaik menghampiri Muslimah nan salihah
28. bukan dengan janji sebelum siap, atau memintanya menanti | ah, tiada kemana bila Allah kehendak, mungkin Allah siapkan yg lebih baik?
29. penuhi kewajiban, perbanyak yang sunnah | insyaAllah itulah wasilah perantaraan doamu pada Allah
30. bukan malam mingguan tiada juntrungan miskin komitmen | melainkan sibukkan penuhi kewajiban pada Allah sebagai persiapan :)

01. lelaki memang mau enaknya aja, nggak mau tanggung jawabnya | salah wanita juga, mau-maunya dikasi tanggungan, nggak enak pula
02. lelaki biasa abis manis sepah dibuang | salah wanita juga, udah tau hubungan nggak ada komitmen, malah umpankan jadi sepah?
03. lelaki baik kalo ada maunya aja | salah wanitanya lagi, udah tau lelaki baik kalo ada maunya, malah diturutin?
04. lelaki enak, kalo dia nggak jadi nikah, gampang cari yang lain | sudah tau begitu, masih nekad diajak pacaran, salah wanitanya lagi
05. lelaki itu hidung belang, nggak setia | salah wanitanya, mau aja digombali, modal rayuan terus dikasi kehormatan?
06. lelaki buaya darat, buset aku ketipu lagi! | hehe.. udah dibikin lagu tuh, salah wanitanya, udah tau buaya, masih direken
07. lelaki maunya menang sendiri! dari tadi kok disalahin wanita melulu! | hehe.. udah tau kan? makanya jangan percaya lelaki kecuali suami
08. fitrah lelaki itu merayu, gombalisme, hidung belangisme dan buaya daratisme | cocok banget dikombinasi sama maksiat pacaran
09. tanpa komitmen akad, alias pacaran doang | lelaki pasti menipu (kalo dia bilang "nggak kok, gue jujur kok" >> itu tanda dia dah nipu)
10. apalagi HTS, haduh, kakak-adek-lah, mami-papi-lah, engkong-cucu-lah | nepu-nepu aja tuh, yg ada lelaki mah cari nikmat tanpa konsekuensi
11. untuk dapetin yg dia mau, lelaki siapkan ratusan cara (lebih) | sampai satu saat engkau tahu engkau korban yang kesekian kali? (lebih)
12. mau denger berapa banyak lagi wanita yg nyesel karena pacaran mengambil kehormatan dan masa depan? | baru kau mau sedikit mikir?
13. shalat aja dia males, baca Al-Qur'an nggak bisa? | berharap jadi Imam bagimu dan mengurus dirimu? hadeuh!
14. shalat dia rajin, jebolan pesantren lagam rancak baca Al-Qur'an kok masih pacaran? | tanda iman belum diamal badan
15. lelaki baik mendatangi walimu, dengan kesiapan lahir batin yang bisa meyakinkan walimu untuk melepasmu | atau mundur secara jantan
16. lelaki baik bukan andalkan kata "nanti ya" | melainkan datangi, nikahi atau sudahi dan tinggalkan
17. perasaan jangan dituruti, harini seneng besok bisa nangis | pikiran dan iman dituruti, harini nangis besok mesti bersyukur
18. isi TL ini bukan suudzann, tapi fakta dear | kalo saja etika boleh membuka apa yg sy tahu 100%, tweeps bakal lebih ngeri dari ini -_-

~USTADZ FELIX SIAUW